Loading...

Sabtu, 22 Agustus 2009

Proses Ekskresi pada Ginjal


Ekskresi : proses pengeluaran zat sisa metabolisme berupa cairan dan gas.
Salah satu alat ekskresi pada tubuh adalah Ginjal.  
Ginjal
letaknya di rongga perut bagian belakang, tepatnya di ruas-ruas tulang pinggang. Ginjal kanan letaknya lebih rendah daripada ginjal kiri karena ginjal kanan terdesak oleh hati yang masanya besar. Bentuk ginjal seperti kacang merah. Panjangnya 10-15 cm. Beratnya 200 g. Fungsi ginjal membentuk urine.
Ada 3 bagian utama ginjal:
-Kortex(kulit ginjal):
Pada bagian ini terdapat kurang lebih 1 juta unit fungsional ginjal(unit penyaring darah).Setiap 1 unit penyaring darah disebut Nefron. Setiap nefron tersusun atas badan malpighi dan tubulus renalis/tubulus ginjal. Setiap badan malphigi terdiri atas glomerulus(gulungan kapiler darah) dan kapsula bowman yang berbentuk mangkok. Tubulus ginjal terdiri atas tubulus  proximal, tubulus distal, dan tubulus kolektivus.
-Medulla(sum-sum ginjal)
Tersusun atas bangunan-bangunan/massa berbentuk kerucut yang disebut piramida ginjal. Jumlahnya tiap ginjal 15-16 buah. Di dalam piramida ginjal terdapat tubula kolekta(saluran pengumpul). Tubula kolekta bermuara pada puncak piramida berupa lubang-lubang kecil(papilla renalis).
-Rongga ginjal(pelvis renalis)
Merupakan rongga untuk menampung urine hasil penyaringan darah sementara waktu sebelum disalurkan ke dalam kandung kemih melalui ureter. Pelvis yang ujungnya bercabang dinamakan Calyx.

Tahap-tahap pembentukan urine:

~Filtrasi(penyaringan):
Berlangsung di badan malpighi. Proses penyaringan darah ini semata-mata terjadi karena adanya tekanan darah dan karena keadaan pembuluh arteriul eferen yang lebih sempit dibandingkan arteriul aferen sehingga darah seperti diperas dari glomerulus masuk ke dalam simpai bowman. Komponen darah yang lolos dari penyaringan adalah materi-materi halus seperti air, glukosa, garam-garam mineral, asam amino, dan zat-zat lain yang tidak berguna bagi tubuh. Sedangkan molekul-molekul besar seperti protein dan sel-sel darah tidak dapat tersaring. Hasil penyaringan dari badan malpighi ini dinamakan filtrat glomerulus(urine primer).

~Reabsorbsi(penyaringan kembali):
Di dalam urine primer masih terkandung zat-zat yang berguna bagi tubuh. Misalnya glukosa, asam amino, air, garam mineral,dll. Peristiwa reabsorbsi berlangsung di dalam tubulus proximal sampai ke tubulus kolektivus. Ada 2 macam reabsorbsi:

a.Reabsorbsi Obligat(reabsorbsi pasif)
Berlangsung pada tiap keadaan. Berlangsung di tubulus proximal sampai tubulus disatal.

b. Reabsorbsi Fakultatif(reabsorbsi pasif)
Berlangsung dengan bantuan hormone. Misalnya penyerapan air dibantu oleh hormon ADH. Berlangsung di tubulus distal sampai tubulus kolektivus.
Dari hasil reabsorbsi ini terbentuk urine sekunder.

~Augmentasi
Adalah pengeluaran/penambahan zat yang tidak berguna ke dalam urine. Contoh: sekresi ion Hidrogen dan Kalium, vitamin, obat-obatan dan hormon. Tahap ini berlangsung pada tubulus distal sampai tubulus kolektivus. Hasilnya terbentuk urine sesungguhnya.

Komposisi urine yang normal:
a.     Air 95-96%
b.     Zat-zat terlarut 4-5% (ammonia, urea, asam ureat)
c.     Zat warna empedu (urobilin)
d.     Garam mineral
e.     Zat yang berlebihan dalam darah (vitamin dan hormon)



1 komentar:

  1. wahahahhaha.....
    pljran bgt....
    hai....
    aku skrg jdi penulis....

    good job...

    BalasHapus

space iklan...